Featured Articles

Decoration

All Stories
Tampilkan postingan dengan label Rehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rehat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Januari 2016

Ber-Tuhan-kan Duit

Suatu hari Saya pergi kerja tanpa membawa selembar pun uang di dompet, hal itu Saya lakukan karena memang tidak ada uang yang tersisa dari gajian tanggal 25. Sementara hari itu masih 7 hari lagi untuk sampai ke tanggal 25 bulan berikutnya. Hanya bermodal sarapan pagi di rumah, Saya berangkat dengan modal motor inventaris kantor dan jatah bensin setiap bulannya. Dalam hati Saya berbicara, bahwa ini adalah cara Saya menghukum diri sendiri yang tidak mampu mengelola uang dengan baik. Biarlah rasa lapar di siang hari menjadi pengingat keegoisan nafsu yang tidak menghiraukan jatah lambung yang perlu dikasih makan.
Namun, ditengah tekad untuk menghukum diri sendiri, muncul kekhawatiran lain. Bagaimana kalau ban bocor dan butuh duit buat tambal ban? atau bagaimana kalau motor mogok di tengah jalan dan harus bayar bengkel? Kekhawatiran itu datang begitu kuat, seolah duit bisa menjamin kesuksesan Saya menjalani hari itu dengan baik. Saya khawatir dengan sesuatu yang belum terjadi karena Saya tidak punya duit.
Saat itu juga Saya tersentak kaget. Duit telah menutup keyakinan Saya pada Tuhan, bahwa Tuhan lah yang berkehendak akan sesuatu. Seolah Saya telah ber-Tuhan-kan duit.
17.03 - By zhae_onnet 0

Minggu, 04 Desember 2011

Cerita Otak

Menggambarkan sesuatu dengan kata terkadang tidak semudah saat cerita itu keluar dari mulut. bagi sebagian orang, mungkin juga, kalau lidah lebih pandai melukiskan cerita ketimbang goretan pena atau tekanan pada jajaran huruf keyboard. Dalam kompleksnya sistem koordinasi pada tubuh manusia, satu hal yang sangat mudah dipahami adalah bahwa otak kiri mengendalikan bagian tubuh sebelah kanan dan otak kanan mengendalikan bagian tubuh sebelah kiri. Saya menulis dengan tangan kanan, jadi otak kiri lebih banyak bekerja, ketika saya berbicara dan coba berpikir, pada bagian otak sebelah mana perkataan yang keluar ini dikontrol? Nah, karena letak mulut dan lidah yang bertanggung jawab itu berada di tengah, maka saya putuskan bahwa berbicara dikendalikan oleh otak kiri dan otak kanan. lalu, saya sampai pada satu kesimpulan bahwa wajar saja kalau orang kebanyakan lebih pandai berbicara daripada menulis.. hehe

Tapi satu fakta lagi, bahwa saya menulis ini di atas papan keyboard dan saya menggunakan kedua tangan saya untuk mengetikan susunan kata. Jadi, saya telah mengetikan kata-kata yang belum tentu bisa saya lakukan kalau dibicarakan.
06.42 - By zhae_onnet 0

Sabtu, 23 Januari 2010

Belum ada...

Pikiran kadang tidak sesuai dengan kenyataan, bayangin aja..kalau di dalam pikiran segala macam realitas bisa dipinggirkan dan pikiran hanya akan menuruti kemauan yang empunya pikiran. Tapi kadang masalah timbul karena ada kesenjangan antara apa yang ideal menurut pikiran dan realitas yang dihadapi, cara mengatasinya adalah menumbuhkan motivasi untuk mempersempit batas antara idealita dan realita. Jadi, hidup itu sangat simpel, ada banyak pilihan di atas kertas soal realitas, pilihlah satu dan jalani dengan sepenuh hati dan setiap pilihan yang diambil harus dipertanggungjawabkan oleh kita sendiri, kalau ternyata pilihan itu salah..jangan ragu mengoreksi pilihan kita.
11.10 - By zhae_onnet 0

Recent news

Blogroll

Discussion

© 2014 zhae_onnet. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9
Powered by Blogger.
back to top